menjadi sketsa rindu dalam kanvas jiwa berbingkai kelu
dan Åkú tetaplah seonggok karang berkeliling biru
tiada berajak tetap terpaku
adakah musim kuasa menggulung sekat
saat waktu telah berlari ke ujung kiamat
meninggalkan beribu cerita kepada semua umat
sementara di hatiku masih saja satu yang tersemat
adalah kamu dan setumpuk kenangan yang tetap ada
dalam diaryku memprasasti hingga ke jiwa

No comments:
Post a Comment